Next story

    From september 2016

  Selamat sore.. Bulan ini angin bertiup lebih kencang siang dan malam. Di pagi hari matahari bersinar begitu cerah dan di sore hari hujan turun sangat lebat. Pagi hari waktunya untuk mengumpulkan semangat dan sore hari adalah waktu yang tepat untuk merenung ditemani hujan. 
  Aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku, apa yang akan terjadi dalam hidupku? Yang jelas aku ketahui adalah harapan dalam hatiku akan selalu jadi milikku. Tidak peduli jika matahari bersinar atau tidak, tidak peduli hujan turun atau tidak, tidak peduli cerah, kelabu, atau gelap harapanku akan selalu bersamaku. Aku hidup bersama harapan. Dalam hidup, aku sudah merasakan kegagalan, kesedihan, kekecewaan, dan hampir kehilangan harapan. Sebelumnya aku berpikir bahwa jika suatu harapan tidak terwujud maka harapan hanyalah seauatu yang menyakitkan. Suatu harapan tidak terwujud rasanya dunia terasa hancur. Namun tahukah kamu? Hari ini aku berpikir ulang dan mulai menyadari, itu adalah ujian. Ini semua adalah ujian. Bukan harapan menyakiti, tapi aku sendiri yang menganggap ini menyakitkan. Ya, aku terluka karena harapan dan aku sendiri yang harus mencoba menyembuhkannya dengan harapan pula. Genggam terus harapan! Karena itu membuat hidup lebih jelas, lebih tertuju. Semangat bisa muncul karena harapan. 
  Dengan harapan yang tertanam dalam hati, aku lebih bisa memaknai hidup dan selalu berusaha berpikir positif. Setelah menggenggam semua harapan dalam hati, kutitipkan itu semua pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Aku percaya Tuhan akan memberikan yang terindah pada waktu dan dengan cara yang paling indah. Ujian yang aku alami tidak akan membuatku melepas semua kepercayaan dan keyakinan. Setelah berpikir dan mengambil hikmah, sungguh indah merasa lebih bersyukur dan semua terasa baik-baik saja. Sinar matahari yang biasa aku lihat, terlihat lebih indah. Hujan yang turun, itu pun aku rasa sangat indah. Pagi dan malam hari terasa lebih berharga. Semuanya terasa berharga. Tidak benar jika menyalahkan takdir Tuhan atas apa yang telah terjadi. Keadaan pun tidak pantas untuk disalahkan. 
  Memilih untuk menerima keadaan dan bersabar, itu akan lebih baik untukku. Ada banyak hal luar biasa yang sebelumnya tidak aku sadari, sekarang aku takjub ketika menyadarinya. Gunakan kedewasaan saat berpikir tentang ujian Tuhan dan aku merasa didewasakan oleh keadaan. "Marvelous thing" itulah yang selalu ada dalam setiap ujian. 
  18 tahun. Remaja akhir, dewasa awal. Dan tidak pernah sekalipun aku menyangka akan menerima pelajaran hidup dengan cara seperti ini. Hari ini aku belajar, setiap hari aku belajar. Pelajaran yang tidak mungkin aku dapatkan dari sebuah instansi pendidikan formal manapun. Aku yakin ini akan berguna sampai akhir hidupku. Hari ini aku memang sedih, tapi besok ini hanya akan menjadi sejarah. 
  Saat langit mulai gelap dan cahaya matahari tertutup awan kelabu, dinginnya angin terasa menusuk. Ambillah baju hangat dan segera cari tempat berteduh, mungkin hujan akan turun dan kau akan merasa kesepian. Nikmati saja dan percayalah itu hanya sementara. Pelangi indah datang setelah langit gelap menurunkan hujannya. Bertahan dengan penuh harapan dan kepercayaan, maka angin yang bertiup terasa lebih sejuk..

  Thanks for reading:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini